Proyek konstruksi di daerah lereng menyimpan banyak tantangan tersendiri. Tantangan utama pembangunan di daerah ini adalah risiko ketidakstabilan tanah dan kesulitan akses. Diperlukan rekayasa ekstra agar bangunan atau infrastruktur tetap aman.
Proyek di konstruksi lereng membutuhkan biaya tinggi untuk pengadaan dinding penahan tanah (retaining wall). Selain solusi tersebut, Anda juga harus dapat mempersiapkan solusi lain yang jauh lebih fundamental. Solusi tersebut adalah memilih material dengan daya dukung atau fungsi yang relevan dengan kondisi lereng. Salah satu material yang dapat Anda andalkan adalah geomat.
Apa itu geomat? Geomat adalah material geosintetik tiga dimensi berbentuk jaringan hijau yang berfungsi melindungi permukaan tanah dari erosi dan longsor.
Apa Saja Fungsi Geomat dalam Proyek Konstruksi Lereng?
Ada banyak fungsi yang bisa Anda dapatkan dari geomat terutama untuk konstruksi lereng. Fungsi geomat ini dapat memperpanjang umur konstruksi lereng terutama terhadap faktor erosi.Terlebih lagi jika proyek tersebut juga didukung dengan retaining wall. Adapun fungsi yang dimaksud yakni:
- Stabilisasi Permukaan TanahGeomat membantu menahan pergerakan partikel tanah di permukaan sehingga risiko longsor dapat diminimalkan.
- Pengendalian ErosiGeomat melindungi permukaan tanah dari erosi akibat air hujan maupun angin. Material ini membantu menjaga partikel tanah agar tidak mudah terbawa aliran air.
- Perlindungan LerengGeomat dapat mengurangi resiko longsor permukaan.
- Vegetation ReinforcementGeomat membantu media tanah tetap ditempatnya, akar tanaman berkembang dan mengikat tanah serta benih tidak mudah hanyut saat hujan.
Perlu Anda ketahui, geomat terdiri dari banyak jenis. Berdasarkan klasifikasi layer atau jumlah lapisan, geomat terdiri dari empat tipe utama. Empat tipe tersebut adalah:
- EM2 (2 Layer)Strukturnya tipis dan fleksibel. Cocok untuk proyek di kemiringan landai dan intensitas hujan yang relatif rendah.
- EM3 (3 Layer)Memiliki ketebalan standar yang umum digunakan dalam industri. Cocok digunakan untuk proyek kemiringan sedang, sekitar 30 - 45 derajat.
- EM4 (4 Layer)Memiliki struktur yang lebih tebal dan rapat dibandingkan EM3. Jenis ini sesuai untuk area dengan daya gerus air yang lebih kuat atau kondisi tanah yang lebih labil.
- EM5 (5 Layer)Memiliki struktur paling tebal dengan daya tahan mekanik yang tinggi. Jenis ini cocok untuk lereng terjal, tebing sungai, maupun area dengan risiko erosi yang ekstrem.
Di Mana Anda Bisa Mendapatkan Geomat?
Di Indonesia, Anda bisa menemukan banyak distributor geomat. Anda tidak akan kekurangan informasi. Sayangnya, memilih distributor geomat terbaik dan tepercaya bukanlah perkara yang mudah. Ada banyak parameter penting yang harus Anda perhatikan.
Adapun rekomendasi terbaik admin adalah PT Pandu Equator Prima. Pandu Equator Prima adalah perusahaan supplier dan distributor material geosintetik berkualitas tinggi. Di sini, Anda bisa mendapatkan banyak produk geosintetik seperti geotextile, segmental retaining wall, geobag, geopipe, geomembrane, geonet, geocomposite, geomat, dan lain-lain.
Ada banyak alasan mengapa Pandu menjadi rekomendasi terbaik untuk Anda. Tiga di antaranya yakni:
- Berpengalaman dalam Pekerjaan GeosintetikPT Pandu Equator Prima telah berpengalaman di bidang geosintetik sejak 2007, sebagai supplier, installer, dan pelaksana pekerjaan geosintetik. Pengalaman tersebut membantu Pandu menentukan geomat sesuai kondisi tanah, lereng, dan kebutuhan proyek.
- Memiliki Standar Kerja BerkualitasPandu Equator Prima menerapkan standar mutu, K3, dan lingkungan yang didukung sertifikasi ISO 9001:2015, ISO 45001:2018, dan ISO 14001:2015 dari SGS Indonesia. Standar ini membantu memastikan proses pekerjaan geomat berjalan secara aman dan terkontrol.
- Menyediakan Produk dan Jasa Instalasi GeomatPandu Equator Prima menyediakan pengadaan sekaligus jasa instalasi geomat, mulai dari persiapan permukaan, penghamparan, hingga pemasangan angkur. Pekerjaan juga dapat dilanjutkan dengan hydroseeding atau taplok sesuai kebutuhan proyek.